Dinsdag 12 Maart 2013
0
opmerkings
Menjadi
Mahasiswa Idealis
Sikap
idealis adalah sikap dimana kita percaya pada tujuan apa yang paling sesuai
dengan karakter kita. Entah itu ketika mengambil keputusan dalam hidup, maupun
dalam urusan mencari pekerjaan demi masa depan. Memang bukan hal yang mudah
ketika kita harus mencari jati diri yang sejati. Orang-orang terdekat dan
lingkungan kitalah yang biasanya mempengaruhi penemuan jati diri masing-masing.
Menurut saya mahasiswa idealis itu
mempunyai beberapa kriteria yaitu:
1. Tidak memiliki sifat egois
Yaitu
idealis tidak selalu menganggap pendapat diri sendiri yang paling benar. Pada
kenyataannya kita masih sering melihat fenomena seorang mahasiswa yang terlalu
idealis. Sebagai contoh, ketika mendapatkan nilai kuliah yang tidak sesuai
dengan ekspektasi, sering ada mahasiswa yang gemar protes kepada dosen untuk
memperoleh nilai yang lebih baik. Sekalipun hal tersebut sudah jelas-jelas
salah dan dosen sudah memberikan nilai secara objektif. Ingatlah, segala yang
berlebihan itu tidak baik. Oleh karena itu, pahamilah sikap idealis dengan
bijak
2. Memiliki pemikiran yang terbuka
Dalam artian mereka
bisa mempertanggungjawabkan dan menjaga sikap idealisnya atas sikap atau
pemikiran yang diutarakan oleh orang lain. Bisa jadi pemikiran orang lain lebih
baik dan benar daripada pemikiran kita.
3. Sikap
cekap dan tanggap
Dalam mengambil
keputusan, pragmatis akan membuat kita sigap dan tidak bertele-tele. Sedangkan
sifat idealis akan mempengaruhi kita dalam menentukan putusan mana yang
sebaiknya diambil. Tentu kedua hal tersebut bukan sikap yang mudah untuk
diterapkan, kita harus tetap berhati-hati.
4.
Agen
perubahan (agent of change)
diharapkan seorang
mahasiswa dapat memberi manfaat untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Pada masa inilah, kontribusi dan konsistensi seorang mahasiswa diuji. Siapa
yang sudah mencoba berbuat banyak hal, dengan mempertahankan sikap idealisnya,
akan mempunyai pandangan masa depan yang terarah. Ia mempunyai segudang
pengalaman, entah itu pengalaman gagal atau pun sukses. Siapa yang tidak
konsisten dan mudah terjebak dalam sikap pragmatisnya akan sulit berkembang dan
sulit bangkit sekali ia jatuh.
5. Memiliki
jati diri
Artinya mahasiswa mampu
memahami dirnya dan bisa mengembangkan kemampuan yang ada didalam dirinya dan
memiliki kesadaran sebagai mahasiswa.
6. Teguh pendirian
Mempunya sikap mental
yang kuat dan bertanggung jawab, serta mempunyai prinsip yang kuat untuk
mengatur kehidupannya.
7. Dinamis
Dia mampu menciptakan
kenyamanan bagi keluarga, teman , dan lingkungannya.
8. Bermanfaat bagi lingkungan
sekitarnya
Ilmu yang ada pada
dirinya mampu dimanfaatkan untuk orang banyak, baik bagi dirinya, kelurga,
teman , dan lingkungannya.
9. Peduli pada orang lain
Seorang mahasiswa tidak
hanya peduli pada diri sendiri, melainkan peduli juga terhadap orang lain yang
ada di sekelilingnya.
10. Kritis
Seorang mahasiswa mampu
menyampaikan sebuah kebenaran, dan menyampaikan kritikan-kritikan tentang
kesenjangan-kesenjangan yang di dengarnya dengan benar
Kesimpulannya,
seorang mahasiswa yang ideal harus mempunyai sifat yang tidak egois, Pikiran
terbuka, cekap dan tanggap, agent of change, memiliki jati diri, teguh
pendirian, dinamis, kritis, bermanfaat bagi lingkungannya, dan peduli pada
orang lain .jadi, seorang mahasiswa
tidak hanya setelah lulus mendapat gelar atau title di namanya namun seorang
mahasiswa mampu bertanggung jawab dan pengabdian pada masyarakat.

0 opmerkings:
Plaas 'n opmerking